![]() |
| Kegiatan Natal Bersama |
Pada Malam Natal kali ini bertepatan dengan tanggal 24 Desember 2016, diadakan diskusi Interaktif yang bertemakan Harmonisasi antar ummat beragama yang diadakan Oleh pengurus HIKA bidang Keagamaan bekerjasama dengan bidang Keanggotaan. Dengan fasilitas yang seadanya, Kegiatan ini dapat dilaksanakan dengan lancar dan memberikan kesan kebahagiaan dan persaudaraan yang mendalam dihati para pemuda pemudi asal Kabupaten yang berbatasan laut dengan negara Timor Leste ini.
'Kita adalah anak muda- anak muda Alor yang hari ini diberikan amanah oleh orangtua kita, keluarga kita, serta negeri kita yang tercinta untuk merantau ke tanah jawa dengan tujuan untuk belajar. puncak tertinggi dari belajar adalah berilmu, dan puncak tertinggi jadi orang yang berilmu adalah menjadi bijak'. Polemik politik yang kemarin sempat terjadi di Ibu Kota Negara kita hingga nyaris meretakkan tali Kebhinekaan, jangan sampai meretakkan juga Ikatan persaudaraan antar kita ummat beragama. Khususnya kita Masyarakat kabupaten Alor. Khususnya kalian, Benih-benih kabupaten Alor yang hari ini sedang berproses dalam rahim ORDA HIKA Malang. ingat, Kita dilahirkan dengan Kasih sayang tanpa terkotak-kotakkan kita adalah Alor, dan Alor adalah Tara miti Tomi Nuku, Tenang Eli Mule Noa. Ujar Ruslan Kasong selaku senior ORDA HIKA Malang dalam sambutannya.
Terlihat antusias yang cukup besar dalam menyambut Hari Natal tahun ini, dalam sambutan lain yang disampaikan oleh Demisioner ketua Umum HIKA saudra Andre 'Saya sudah 4 tahun ini di tanah jawa, tempat dimana perumusan Bhineka Tunggal Ika dibuat. Namun, saya hanya mampu menemukan bukti kebhinekaan itu di tanah kita yang tercinta Kabupaten Alor, Tanah yang menjunjung tinggi Nilai persaudaraan dan Ikatan kekeluargaan. Maka dari itu kita selaku calon-calon pewaris kabupaten Alor, jangan sampai membiarkan Kampung halaman kita diobrak abrik oleh tanga-tangan yang tidak bertanggung jawab yang ingin menghancurkan persaudaraan kita yang ingin memetakan kehidupan yang sudah saling merangkul dalam tarian lego-lego kita budaya luar biasa yang sudah diwariskan oleh para pendahulu-pendahulu kita.
Dalam kesederhanaan ini telah tertananm sebuah nilai kekeluargaan dan rasa saling menghormati antar ummat beragama. Semoga Pemuda pemudi Asal kabupaten Alor ini bisa menjadi Cerminan kita jika kita belum paham tentang nilai dari toleransi antar ummat beragama, dan semoga mereka bisa menjadi pemimpin-pemimpin yang dicintai oleh Rakyatnya kelak.
Repost (http://damanjab.blogspot.co.id/2016/12/suasana-natal-bersama-keluarga-besar.html)
HIKA 24/12/2016
HIKA 24/12/2016

No comments:
Post a Comment