HIKA 24/1/2017- Disela – sela perkembangan
teknologi yang semakin maju, membuat pemuda pemudi Indonesia dalam skala besar
berubah seketika menjadi robot – robot hidup yang diperbudak oleh teknologi
hingga mulai tersurut semangat persaingannya dalam mengukir prestasi. Akhirnya terlihatlah
sudah sebuah upaya bangkit dari ketertinggalan oleh beberapa pemuda Pinggiran
negeri ini untuk bersaing di kanca Nasional bahkan hingga Internasional. Diantaranya
adalah generasi – generasi berbakat asal Nusa Tenggara Timur.
Beberapa waktu terakhir ini nama
Nusa Tenggara Timur cendrung menjadi sorotan utama di kanca Nasional dari kanca
Sepak Bola hingga Seni Tarik Suara. Terkhususnya Kabupaten Alor, Kabupaten
kecil yang terletak di wilayah pinggiran Negara tercinta ini. Kabupaten Alor
cendrung dikenal sebagai tempat yang memanjakan mata para pengunjungnya atau
para Wisatawan, namun siapa sangka akhir – akhir ini kabupaten Alor telah
memunculkan dua pemuda berbakat yang mengukir prestasi hingga ke kanca Nasional
yakni Yabes Roni dan Andmesh Kamaleng.
Dua pemuda yang membuktikan diri
kepada publik bahwa Ras timur bukanlah Ras tertinggal dan terbelakang melainkan
Ras timur adalah Ras yang dibentuk dengan dinamikan hidup yang serba kekurangan
dan dengan penuh keterbatasan untuk bersaing dalam mengukir prestasi.
Seperti Yabes Roni, Salahsatu
Bintang sepak Bola Timnas Indonesia U-19 yang maju sebagai salahsatu pejuang
Nasional di Cabang Olahraga Sepakbola dimana berhasil menjebol gawang musuh sebagai penentu
dalam pertandingan melawan Filipina beberapa waktu lalu. Tentunya sebuah
pencapaian yang perlu kita beri Jempol.
Demikian juga dengan salah satu
seniman di dunia tarik suara yakni Andmesh Kamaleng salahsatu Kontestan dalam
ajang pencarian bakat Rising Star di RCTI yang membuai masyarakat Indonesia
dengan suaranya yang merdu dan khas serta menjadi salah satu Kandidat terkuat
untuk menduduki Posisi wahid (satu) di ajang ini mari kita terus berikan
dukungan karna dia memang pantas mendapatkan itu.
Inilah sebuah gerakan kebangkitan
yang real. Pertarungan melawan ketertinggalan, memilih untuk bangkit hingga ke
kanca tertinggi dari persaingan yang semakin semakin ketat ini.
Sebuah apresiasi tentunya patut
diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Alor wabil khusus kepada komisi yang
bertugas untuk membina dan memperhatikan bakat serta kemampuan pemuda pemudi
kabupaten Alor agar siap bertarung hingga ke Kanca tertinggi. Pemuda adalah
mereka yang akan melanjutkan segala perjuangan yang berkaitan dengan Eksistensi
dan Kemajuan sebuah daerah maka Perhatian khusus patut diberkan kepada mereka. (jab)

No comments:
Post a Comment